CDIA vs PGEO

Perbandingan CDIA dan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk — profil, harga, ukuran, dan likuiditas berdampingan.

Ringkasan CDIA vs PGEO

CDIA (CDIA) dan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) sama-sama emiten sektor Utilities di Bursa Efek Indonesia — kerap dibandingkan investor karena bergerak di bidang serupa. Pada perdagangan terakhir, harga CDIA di Rp650 (naik 77,5%) dan PGEO di Rp1.055 (naik 144,2%). Dari sisi ukuran, CDIA lebih besar dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp 81,14 T (kategori Big Cap), dibanding PGEO sekitar Rp 44,12 T (kategori Big Cap). Secara likuiditas, CDIA tergolong Sangat Likuid dan PGEO tergolong Likuid berdasarkan nilai transaksi harian rata-ratanya.

Logo CDIA
CDIA

CDIA

Rp650+77,5%
Sektor
Utilities
Kapitalisasi Pasar
Rp 81,14 T (Big Cap)
Likuiditas
Sangat Likuid
Logo PT Pertamina Geothermal Energy Tbk
PGEO

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk

Rp1.055+144,2%
Sektor
Utilities
Kapitalisasi Pasar
Rp 44,12 T (Big Cap)
Likuiditas
Likuid

Pertanyaan Umum

Mana yang harganya lebih mahal, CDIA atau PGEO?
PGEO lebih mahal per lembar, di Rp1.055, dibanding CDIA di Rp650. Perlu diingat, harga per lembar TIDAK menunjukkan mana yang lebih "murah" secara valuasi — itu tergantung rasio seperti PER dan PBV yang mempertimbangkan laba dan aset perusahaan, bukan sekadar angka harganya.
Mana kapitalisasi pasar lebih besar, CDIA atau PGEO?
CDIA sekitar 1.8× lebih besar dibanding PGEO dari sisi kapitalisasi pasar.
Mana yang lebih likuid, CDIA atau PGEO?
CDIA lebih likuid, dengan nilai transaksi harian rata-rata sekitar Rp 46,92 M, dibanding PGEO sekitar Rp 13,41 M.

Bandingkan fundamental CDIA vs PGEO secara lengkap

Kamu sedang melihat perbandingan ringkas publik. Buka akses penuh untuk menyandingkan valuasi & kesehatan keuangan keduanya:

Perbandingan Lain