CDIA vs PGAS

Perbandingan CDIA dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk — profil, harga, ukuran, dan likuiditas berdampingan.

Ringkasan CDIA vs PGAS

CDIA (CDIA) dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) sama-sama emiten sektor Utilities di Bursa Efek Indonesia — kerap dibandingkan investor karena bergerak di bidang serupa. Pada perdagangan terakhir, harga CDIA di Rp650 (naik 77,5%) dan PGAS di Rp1.495 (turun 164,5%). Dari sisi ukuran, CDIA lebih besar dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp 81,14 T (kategori Big Cap), dibanding PGAS sekitar Rp 36,24 T (kategori Big Cap). Secara likuiditas, CDIA tergolong Sangat Likuid dan PGAS tergolong Sangat Likuid berdasarkan nilai transaksi harian rata-ratanya.

Logo CDIA
CDIA

CDIA

Rp650+77,5%
Sektor
Utilities
Kapitalisasi Pasar
Rp 81,14 T (Big Cap)
Likuiditas
Sangat Likuid
Logo PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk
PGAS

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk

Rp1.495164,5%
Sektor
Utilities
Kapitalisasi Pasar
Rp 36,24 T (Big Cap)
Likuiditas
Sangat Likuid

Pertanyaan Umum

Mana yang harganya lebih mahal, CDIA atau PGAS?
PGAS lebih mahal per lembar, di Rp1.495, dibanding CDIA di Rp650. Perlu diingat, harga per lembar TIDAK menunjukkan mana yang lebih "murah" secara valuasi — itu tergantung rasio seperti PER dan PBV yang mempertimbangkan laba dan aset perusahaan, bukan sekadar angka harganya.
Mana kapitalisasi pasar lebih besar, CDIA atau PGAS?
CDIA sekitar 2.2× lebih besar dibanding PGAS dari sisi kapitalisasi pasar.
Mana yang lebih likuid, CDIA atau PGAS?
PGAS lebih likuid, dengan nilai transaksi harian rata-rata sekitar Rp 56,44 M, dibanding CDIA sekitar Rp 46,92 M.

Bandingkan fundamental CDIA vs PGAS secara lengkap

Kamu sedang melihat perbandingan ringkas publik. Buka akses penuh untuk menyandingkan valuasi & kesehatan keuangan keduanya:

Perbandingan Lain