ARKO vs CDIA

Perbandingan PT Arkora Hydro Tbk dan CDIA — profil, harga, ukuran, dan likuiditas berdampingan.

Ringkasan ARKO vs CDIA

PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) dan CDIA (CDIA) sama-sama emiten sektor Utilities di Bursa Efek Indonesia — kerap dibandingkan investor karena bergerak di bidang serupa. Pada perdagangan terakhir, harga ARKO di Rp3.950 (turun 50,4%) dan CDIA di Rp650 (naik 77,5%). Dari sisi ukuran, CDIA lebih besar dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp 81,14 T (kategori Big Cap), dibanding ARKO sekitar Rp 11,57 T (kategori Big Cap). Secara likuiditas, ARKO tergolong Likuid dan CDIA tergolong Sangat Likuid berdasarkan nilai transaksi harian rata-ratanya.

Logo PT Arkora Hydro Tbk
ARKO

PT Arkora Hydro Tbk

Rp3.95050,4%
Sektor
Utilities
Kapitalisasi Pasar
Rp 11,57 T (Big Cap)
Likuiditas
Likuid
Logo CDIA
CDIA

CDIA

Rp650+77,5%
Sektor
Utilities
Kapitalisasi Pasar
Rp 81,14 T (Big Cap)
Likuiditas
Sangat Likuid

Pertanyaan Umum

Mana yang harganya lebih mahal, ARKO atau CDIA?
ARKO lebih mahal per lembar, di Rp3.950, dibanding CDIA di Rp650. Perlu diingat, harga per lembar TIDAK menunjukkan mana yang lebih "murah" secara valuasi — itu tergantung rasio seperti PER dan PBV yang mempertimbangkan laba dan aset perusahaan, bukan sekadar angka harganya.
Mana kapitalisasi pasar lebih besar, ARKO atau CDIA?
CDIA sekitar 7.0× lebih besar dibanding ARKO dari sisi kapitalisasi pasar.
Mana yang lebih likuid, ARKO atau CDIA?
CDIA lebih likuid, dengan nilai transaksi harian rata-rata sekitar Rp 46,92 M, dibanding ARKO sekitar Rp 20,24 M.

Bandingkan fundamental ARKO vs CDIA secara lengkap

Kamu sedang melihat perbandingan ringkas publik. Buka akses penuh untuk menyandingkan valuasi & kesehatan keuangan keduanya:

Perbandingan Lain