← Kalkulator

Kalkulator Recovery

Masukkan harga beli & harga sekarang, hasilnya persentase kenaikan yang dibutuhkan buat balik modal.

Kalkulator Recovery cuma buat pemilik akses penuh — Average Saham tetap gratis.

Kalkulator Recovery Saham: Berapa Persen untuk Balik Modal

Saat saham nyangkut (floating loss), kamu butuh kenaikan yang lebih besar daripada persentase kerugianmu untuk kembali balik modal (break-even). Kalkulator recovery menghitung berapa persen harga harus naik dari titik saat ini agar posisimu kembali impas.

Ini terjadi karena persentase kenaikan dihitung dari basis harga yang sudah mengecil setelah turun. Rugi 50% tidak cukup ditutup dengan naik 50% — butuh naik 100%.

Kenapa rugi 50% butuh naik 100%?

Karena patokan persentasenya berbeda. Contoh kaidah cepat: rugi 10% butuh kenaikan +11,1%; rugi 25% butuh +33,3%; rugi 50% butuh +100%; rugi 75% butuh +300%.

Semakin dalam kerugian, semakin berat pemulihannya. Inilah alasan manajemen risiko — seperti menentukan batas cut loss lebih awal — jauh lebih murah daripada berharap saham pulih dari kerugian dalam.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Berapa persen kenaikan yang dibutuhkan untuk balik modal setelah rugi?

Persen recovery = kerugian ÷ (1 − kerugian). Misalnya rugi 20% butuh kenaikan 25%; rugi 50% butuh kenaikan 100%. Kalkulator di atas menghitungnya otomatis.

Kenapa persen untuk pulih lebih besar dari persen kerugian?

Karena setelah harga turun, basis perhitungan persentase ikut mengecil, sehingga butuh kenaikan yang lebih besar (secara persentase) untuk kembali ke harga awal.

Apa itu cut loss?

Cut loss adalah menjual saham yang merugi untuk membatasi kerugian sebelum semakin dalam — strategi manajemen risiko agar modal tidak tergerus terlalu jauh.