EMAS vs TPIA
Perbandingan PT Merdeka Gold Resources Tbk dan PT Chandra Asri Pacific Tbk — profil, harga, ukuran, dan likuiditas berdampingan.
Ringkasan EMAS vs TPIA
PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) sama-sama emiten sektor Basic Materials di Bursa Efek Indonesia — kerap dibandingkan investor karena bergerak di bidang serupa. Pada perdagangan terakhir, harga EMAS di Rp7.600 (naik 167,2%) dan TPIA di Rp1.830 (naik 27,4%). Dari sisi ukuran, TPIA lebih besar dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp 158,3 T (kategori Big Cap), dibanding EMAS sekitar Rp 111,96 T (kategori Big Cap). Secara likuiditas, EMAS tergolong Sangat Likuid dan TPIA tergolong Sangat Likuid berdasarkan nilai transaksi harian rata-ratanya.
PT Merdeka Gold Resources Tbk
- Sektor
- Basic Materials
- Kapitalisasi Pasar
- Rp 111,96 T (Big Cap)
- Likuiditas
- Sangat Likuid
PT Chandra Asri Pacific Tbk
- Sektor
- Basic Materials
- Kapitalisasi Pasar
- Rp 158,3 T (Big Cap)
- Likuiditas
- Sangat Likuid
Pertanyaan Umum
- Mana yang harganya lebih mahal, EMAS atau TPIA?
- EMAS lebih mahal per lembar, di Rp7.600, dibanding TPIA di Rp1.830. Perlu diingat, harga per lembar TIDAK menunjukkan mana yang lebih "murah" secara valuasi — itu tergantung rasio seperti PER dan PBV yang mempertimbangkan laba dan aset perusahaan, bukan sekadar angka harganya.
- Mana kapitalisasi pasar lebih besar, EMAS atau TPIA?
- TPIA sekitar 1.4× lebih besar dibanding EMAS dari sisi kapitalisasi pasar.
- Mana yang lebih likuid, EMAS atau TPIA?
- TPIA lebih likuid, dengan nilai transaksi harian rata-rata sekitar Rp 381,37 M, dibanding EMAS sekitar Rp 253,7 M.
Bandingkan fundamental EMAS vs TPIA secara lengkap
Kamu sedang melihat perbandingan ringkas publik. Buka akses penuh untuk menyandingkan valuasi & kesehatan keuangan keduanya:
- ✓PER, PBV, ROE, DER berdampingan + warna baik/normal/waspada
- ✓Skor F-Score Piotroski kedua emiten (9 kriteria)
- ✓Graham Number & status murah/mahal masing-masing
- ✓Ringkasan verdict fundamental per emiten
- ✓Bandingkan hingga 30 emiten sekaligus atau se-sektor penuh
