AMRT vs TAPG
Perbandingan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk dan PT Triputra Agro Persada Tbk — profil, harga, ukuran, dan likuiditas berdampingan.
Ringkasan AMRT vs TAPG
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) dan PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) sama-sama emiten sektor Consumer Defensive di Bursa Efek Indonesia — kerap dibandingkan investor karena bergerak di bidang serupa. Pada perdagangan terakhir, harga AMRT di Rp1.325 (naik 192,3%) dan TAPG di Rp2.250 (naik 181,0%). Dari sisi ukuran, AMRT lebih besar dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp 54,83 T (kategori Big Cap), dibanding TAPG sekitar Rp 44,67 T (kategori Big Cap). Secara likuiditas, AMRT tergolong Sangat Likuid dan TAPG tergolong Sangat Likuid berdasarkan nilai transaksi harian rata-ratanya.
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk
- Sektor
- Consumer Defensive
- Kapitalisasi Pasar
- Rp 54,83 T (Big Cap)
- Likuiditas
- Sangat Likuid
PT Triputra Agro Persada Tbk
- Sektor
- Consumer Defensive
- Kapitalisasi Pasar
- Rp 44,67 T (Big Cap)
- Likuiditas
- Sangat Likuid
Pertanyaan Umum
- Mana yang harganya lebih mahal, AMRT atau TAPG?
- TAPG lebih mahal per lembar, di Rp2.250, dibanding AMRT di Rp1.325. Perlu diingat, harga per lembar TIDAK menunjukkan mana yang lebih "murah" secara valuasi — itu tergantung rasio seperti PER dan PBV yang mempertimbangkan laba dan aset perusahaan, bukan sekadar angka harganya.
- Mana kapitalisasi pasar lebih besar, AMRT atau TAPG?
- AMRT sekitar 1.2× lebih besar dibanding TAPG dari sisi kapitalisasi pasar.
- Mana yang lebih likuid, AMRT atau TAPG?
- TAPG lebih likuid, dengan nilai transaksi harian rata-rata sekitar Rp 62,28 M, dibanding AMRT sekitar Rp 42,6 M.
Bandingkan fundamental AMRT vs TAPG secara lengkap
Kamu sedang melihat perbandingan ringkas publik. Buka akses penuh untuk menyandingkan valuasi & kesehatan keuangan keduanya:
- ✓PER, PBV, ROE, DER berdampingan + warna baik/normal/waspada
- ✓Skor F-Score Piotroski kedua emiten (9 kriteria)
- ✓Graham Number & status murah/mahal masing-masing
- ✓Ringkasan verdict fundamental per emiten
- ✓Bandingkan hingga 30 emiten sekaligus atau se-sektor penuh
