PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk
PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) adalah emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, bergerak di sektor Basic Materials, industri Paper & Paper Products. Harga saham TKIM terakhir berada di Rp7.575 (turun 65,6% pada perdagangan terakhir). Saham ini memiliki kapitalisasi pasar sekitar Rp 23,58 T (kategori Big Cap) dan likuiditas tergolong Likuid dengan nilai transaksi harian rata-rata Rp 22,4 M.
Kapitalisasi pasar: Rp 23,58 T · Kategori Big Cap · Likuid
PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk memproduksi dan menjual produk kertas tulis dan cetak di Asia, Afrika, Eropa, Timur Tengah, Amerika Serikat, dan secara internasional. Perusahaan beroperasi dalam dua segmen, yaitu Produk Kertas Budaya dan Produk Kertas Industri dan Lainnya. Perusahaan menawarkan produk kertas grade putih, termasuk uncoated woodfree, uncoated photocopy, coated carbonless, specialty grease proof, specialty kraft paper, specialty drawing paper, dan specialty briefcard; kertas grade cokelat yang mencakup medium fluting, test liner, dan core board; serta produk alat tulis seperti produk menulis, spiral produk menulis, pad produk menulis, loose leaves produk menulis, buku hard cover produk menulis, amplop produk kantor, register rolls produk kantor, plotters produk kantor, dan kertas komputer produk kantor. Perusahaan juga menyediakan bahan kimia, termasuk sodium hypochlorite, hydrochloric acid, chlorine liquid, calcium chloride, caustic soda liquid, caustic soda flake, dan caustic soda flake. Selain itu, perusahaan menawarkan kotak karton seperti single wall, double wall, layer and partition, dan kotak, serta produk kemasan single face, food wraps, peta dan kartu nama, serta kotak lipat. Perusahaan didirikan pada tahun 1972 dan berkantor pusat di Jakarta Pusat, Indonesia. PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk beroperasi sebagai anak usaha dari PT APP Purinusa Ekapersada.
Diterjemahkan otomatis oleh AI dari ringkasan Yahoo Finance — bisa jadi ada ketidaktepatan.
Kamu sedang melihat ringkasan publik. Buka akses penuh untuk analisa mendalam: