PT Sumber Energi Andalan Tbk
PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA) adalah emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, bergerak di sektor Basic Materials, industri Other Industrial Metals & Mining. Harga saham ITMA terakhir berada di Rp1.470 (turun 167,2% pada perdagangan terakhir). Saham ini memiliki kapitalisasi pasar sekitar Rp 1,47 T (kategori Mid Cap) dan likuiditas tergolong Kurang Likuid dengan nilai transaksi harian rata-rata Rp 224,53 Jt.
Kapitalisasi pasar: Rp 1,47 T ยท Kategori Mid Cap ยท Kurang Likuid
PT Sumber Energi Andalan Tbk menyediakan layanan perdagangan, impor dan ekspor, konsultasi, dan jasa kontrak kepada sektor pertambangan dan energi. Perusahaan juga bertindak sebagai kontraktor dalam layanan Engineering Procurement Construction (EPC); menyediakan jasa konstruksi terintegrasi, mencakup perencanaan, pengadaan, dan pelaksanaan serta konstruksi untuk pekerjaan di bidang pembangkitan listrik dan bidang terkait energi lainnya; serta bertindak sebagai kontraktor untuk Operation & Maintenance (O&M) dan menyediakan layanan operasional dan pemeliharaan untuk pembangkit listrik. Selain itu, perusahaan menyediakan jasa konsultasi untuk industri pertambangan, mencakup perencanaan konstruksi dan pengembangan untuk industri pertambangan umum, serta kegiatan bisnis terkait, termasuk pemeliharaan peralatan pertambangan; pertambangan minyak dan gas, panas bumi dan konservasi energi, batu bara, lignit dan antrasit, serta kegiatan bisnis terkait; menyediakan jasa konsultasi untuk kegiatan terkait sektor pembangkit listrik, mencakup konsultasi untuk kegiatan operasional dan pemeliharaan; bertindak sebagai investor dalam Independent Power Producer (IPP); melakukan kegiatan investasi di bidang pembangkitan listrik swasta; dan perdagangan di sektor komoditas energi dan pertanian. Perusahaan sebelumnya dikenal sebagai PT Itamaraya Tbk dan mengubah namanya menjadi PT Sumber Energi Andalan Tbk pada Juni 2010. PT Sumber Energi Andalan Tbk didirikan pada tahun 1987 dan berkantor pusat di Jakarta Selatan, Indonesia.
Diterjemahkan otomatis oleh AI dari ringkasan Yahoo Finance โ bisa jadi ada ketidaktepatan.
Kamu sedang melihat ringkasan publik. Buka akses penuh untuk analisa mendalam: