PT Hexindo Adiperkasa Tbk
PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) adalah emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, bergerak di sektor Industrials, industri Industrial Distribution. Harga saham HEXA terakhir berada di Rp4.460 (naik 0,0% pada perdagangan terakhir). Saham ini memiliki kapitalisasi pasar sekitar Rp 3,75 T (kategori Mid Cap).
Kapitalisasi pasar: Rp 3,75 T · Kategori Mid Cap
PT Hexindo Adiperkasa Tbk mendistribusikan produk dan layanan peralatan berat di Indonesia. Perusahaan beroperasi dalam empat segmen: Penjualan Peralatan Berat; Penyewaan Peralatan Berat; Penjualan Suku Cadang; dan Layanan Perbaikan dan Pemeliharaan. Perusahaan menawarkan ekskavator mini, menengah, dan besar; wheel loader dan backhoe loader; dump truck rigid dan articulated; roller tandem dan single drum; truk berat; bulldozer; motor grader; loading shovel; carrier dump; dan peralatan bekas, serta peralatan konstruksi, pertambangan, dan kehutanan lainnya. Perusahaan juga menyediakan suku cadang, termasuk pelumas, filter, undercarriage, O-ring kit untuk katup kontrol, ground engaging tools, seal kit, komponen remanufaktur, dan suku cadang lainnya. Selain itu, perusahaan menawarkan supply chain support; e-services; kontrak pemeliharaan dealer service; solusi terkonsolidasi untuk lokasi konstruksi; Wenco's mine performance suite, yang mencakup fleet management, machine guidance presisi tinggi, predictive maintenance, collision avoidance, dan mining business intelligence systems; dukungan teknis; remanufacturing; welding; suku cadang; serta mengelola pusat pelatihan. Lebih lanjut, perusahaan menyediakan berbagai solusi untuk industri pertanian, teknik sipil, demolisi, penggalian dan reklamasi, kehutanan, penanganan pelabuhan, daur ulang, pertambangan, penggalian, konstruksi, perkebunan, dan penyewaan peralatan. Perusahaan menawarkan produknya dengan merek Hitachi, Bell, Dynapac, Foton, Morooka, Camino, dan Waratah. PT Hexindo Adiperkasa Tbk didirikan pada tahun 1988 dan berkantor pusat di Jakarta, Indonesia.
Diterjemahkan otomatis oleh AI dari ringkasan Yahoo Finance — bisa jadi ada ketidaktepatan.
Kamu sedang melihat ringkasan publik. Buka akses penuh untuk analisa mendalam: