MAPA vs MGLV
Perbandingan PT Map Aktif Adiperkasa Tbk dan PT Panca Anugrah Wisesa Tbk — profil, harga, ukuran, dan likuiditas berdampingan.
Ringkasan MAPA vs MGLV
PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) dan PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV) sama-sama emiten sektor Consumer Cyclical di Bursa Efek Indonesia — kerap dibandingkan investor karena bergerak di bidang serupa. Pada perdagangan terakhir, harga MAPA di Rp665 (naik 310,1%) dan MGLV di Rp14.400 (naik 52,4%). Dari sisi ukuran, MGLV lebih besar dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp 27,43 T (kategori Big Cap), dibanding MAPA sekitar Rp 18,96 T (kategori Big Cap). Secara likuiditas, MAPA tergolong Likuid dan MGLV tergolong Likuid berdasarkan nilai transaksi harian rata-ratanya.
PT Map Aktif Adiperkasa Tbk
- Sektor
- Consumer Cyclical
- Kapitalisasi Pasar
- Rp 18,96 T (Big Cap)
- Likuiditas
- Likuid
PT Panca Anugrah Wisesa Tbk
- Sektor
- Consumer Cyclical
- Kapitalisasi Pasar
- Rp 27,43 T (Big Cap)
- Likuiditas
- Likuid
Pertanyaan Umum
- Mana yang harganya lebih mahal, MAPA atau MGLV?
- MGLV lebih mahal per lembar, di Rp14.400, dibanding MAPA di Rp665. Perlu diingat, harga per lembar TIDAK menunjukkan mana yang lebih "murah" secara valuasi — itu tergantung rasio seperti PER dan PBV yang mempertimbangkan laba dan aset perusahaan, bukan sekadar angka harganya.
- Mana kapitalisasi pasar lebih besar, MAPA atau MGLV?
- MGLV sekitar 1.4× lebih besar dibanding MAPA dari sisi kapitalisasi pasar.
- Mana yang lebih likuid, MAPA atau MGLV?
- MGLV lebih likuid, dengan nilai transaksi harian rata-rata sekitar Rp 17,97 M, dibanding MAPA sekitar Rp 11,93 M.
Bandingkan fundamental MAPA vs MGLV secara lengkap
Kamu sedang melihat perbandingan ringkas publik. Buka akses penuh untuk menyandingkan valuasi & kesehatan keuangan keduanya:
- ✓PER, PBV, ROE, DER berdampingan + warna baik/normal/waspada
- ✓Skor F-Score Piotroski kedua emiten (9 kriteria)
- ✓Graham Number & status murah/mahal masing-masing
- ✓Ringkasan verdict fundamental per emiten
- ✓Bandingkan hingga 30 emiten sekaligus atau se-sektor penuh
