BMRI vs BRIS
Perbandingan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk — profil, harga, ukuran, dan likuiditas berdampingan.
Ringkasan BMRI vs BRIS
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) sama-sama emiten sektor Financial Services di Bursa Efek Indonesia — kerap dibandingkan investor karena bergerak di bidang serupa. Pada perdagangan terakhir, harga BMRI di Rp4.350 (naik 211,3%) dan BRIS di Rp1.645 (turun 120,1%). Dari sisi ukuran, BMRI lebih besar dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp 406 T (kategori Big Cap), dibanding BRIS sekitar Rp 75,88 T (kategori Big Cap). Secara likuiditas, BMRI tergolong Sangat Likuid dan BRIS tergolong Sangat Likuid berdasarkan nilai transaksi harian rata-ratanya.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
- Sektor
- Financial Services
- Kapitalisasi Pasar
- Rp 406 T (Big Cap)
- Likuiditas
- Sangat Likuid
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
- Sektor
- Financial Services
- Kapitalisasi Pasar
- Rp 75,88 T (Big Cap)
- Likuiditas
- Sangat Likuid
Pertanyaan Umum
- Mana yang harganya lebih mahal, BMRI atau BRIS?
- BMRI lebih mahal per lembar, di Rp4.350, dibanding BRIS di Rp1.645. Perlu diingat, harga per lembar TIDAK menunjukkan mana yang lebih "murah" secara valuasi — itu tergantung rasio seperti PER dan PBV yang mempertimbangkan laba dan aset perusahaan, bukan sekadar angka harganya.
- Mana kapitalisasi pasar lebih besar, BMRI atau BRIS?
- BMRI sekitar 5.4× lebih besar dibanding BRIS dari sisi kapitalisasi pasar.
- Mana yang lebih likuid, BMRI atau BRIS?
- BMRI lebih likuid, dengan nilai transaksi harian rata-rata sekitar Rp 582,33 M, dibanding BRIS sekitar Rp 30,96 M.
Bandingkan fundamental BMRI vs BRIS secara lengkap
Kamu sedang melihat perbandingan ringkas publik. Buka akses penuh untuk menyandingkan valuasi & kesehatan keuangan keduanya:
- ✓PER, PBV, ROE, DER berdampingan + warna baik/normal/waspada
- ✓Skor F-Score Piotroski kedua emiten (9 kriteria)
- ✓Graham Number & status murah/mahal masing-masing
- ✓Ringkasan verdict fundamental per emiten
- ✓Bandingkan hingga 30 emiten sekaligus atau se-sektor penuh
